• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer

Wira Tour Bali

Sewa Mobil & Paket Tour Private di Bali dengan Harga Terbaik

  • Home
  • Sewa Mobil
    • Avanza
    • Innova
    • Isuzu Elf
    • Hiace
    • Alphard
    • Bus
    • Suzuki APV
  • Paket Tour
  • Panduan
    • Destinasi Wisata
    • Aktivitas
    • Harga Tiket
  • Lokasi Favorit
    • Pura Uluwatu
    • Pura Tanah Lot
    • Kuta
    • GWK Bali
    • Ubud Monkey Forest
    • Kintamani
    • Pura Ulun Danu Beratan
    • Kebun Raya
    • Sawah Terasering Tegalalang
Aktivitas anak di Bali Zoo: foto keluarga dengan burung parrot

Aktivitas Anak di Bali Zoo untuk Balita-SD: 8 Ide Seru

Anda di sini: Home » Panduan Liburan » Aktivitas Anak di Bali Zoo
Tanggal Update: 30 Januari 2026 | Wayan Suadnyana Kategori: Panduan Liburan

Kalau Anda lagi mencari “aktivitas apa saja yang paling disukai anak saat liburan di Bali Zoo?”, maka halaman ini bisa jadi pegangan cepat.

Catatan biar jelas: halaman ini fokus ke aktivitas favorit anak di dalam Bali Zoo. Bukan panduan umum pengunjung (jam buka, lokasi, peta, dan info perencanaan lengkap). Juga bukan bahasan paket wisata Bali Zoo + Ubud, dan bukan bahasan Night Safari Bali.

Kalau Anda butuh jam buka, alamat, dan Zoo Map, buka Info Pengunjung Bali Zoo (jam buka, alamat, Zoo Map).

Aktivitas anak di Bali Zoo: Jungle Splash bikin anak main air
Jungle Splash: favorit anak.

Bawa anak ke kebun binatang kadang bikin dilema. Anda khawatir anak cepat bosan, gampang capek, atau rewel di tengah jalan.

Dari pengalaman nemenin keluarga yang bawa balita sampai anak SD ke Bali Zoo, biasanya anak punya “zona favorit” sendiri. Kalau ketemu yang pas, mood mereka bisa bagus dari awal sampai akhir.

Jadi, di sini saya fokus ke aktivitas yang paling sering bikin anak happy. Mulai dari yang masih ragu lihat hewan, sampai yang langsung lari ke zona air sambil teriak kegirangan.

DAFTAR ISI[Sembunyikan][Perlihatkan]
  • Ringkasan cepat aktivitas anak di Bali Zoo (8 ide)
  • Aktivitas anak di Bali Zoo yang paling sering jadi favorit+−
    • 1) Animal Encounter: anak suka hewan, tapi masih takut? Mulai dari yang lucu-lucu dulu
    • 2) Jungle Splash: aktivitas yang hampir selalu jadi favorit anak kecil
    • 3) Pertunjukan burung penuh warna yang bikin anak takjub
    • 4) Petualangan cari singa: seru tanpa capek karena rasanya kayak misi
    • 5) Keeper Talk: aktivitas yang menjawab rasa penasaran anak
    • 6) Foto-foto kocak bareng anak: kecil, tapi jadi kenangan paling diingat
    • 7) Break es krim: anak senang lagi, orang tua juga bisa recharge
    • 8) Game kecil saat keliling: biar anak semangat jalan tanpa drama
  • Udah kebayang anak Anda bakal suka yang mana?

Ringkasan cepat aktivitas anak di Bali Zoo (8 ide)

  • Pegang kelinci yang duduk anteng
  • Main air di Jungle Splash sambil teriak dan ketawa
  • Lihat burung warna-warni terbang muter-muter di atas kepala
  • Ngelihat singa lewat pelan di balik kaca, terus tanya, “Itu beneran, Ma?”
  • Dengerin keeper cerita, lalu nyeletuk, “Bapaknya pintar ya!”
  • Foto bareng patung singa sambil gaya ala “raja hutan”
  • Duduk di kafe sambil makan es krim, lalu senyum puas karena harinya seru
  • Main game kecil saat keliling biar anak semangat jalan tanpa drama

Buat anak-anak, ini bukan soal lihat semua hewan. Mereka biasanya ingat momen kecilnya: lari, ketawa, nanya terus, lalu cerita lagi di mobil saat pulang.

Aktivitas anak di Bali Zoo yang paling sering jadi favorit

1) Animal Encounter: anak suka hewan, tapi masih takut? Mulai dari yang lucu-lucu dulu

Anak kecil itu sering penasaran, tapi gampang kaget. Kalau ini kunjungan pertama dan mereka masih ragu lihat hewan besar, Anda bisa mulai dari yang “aman di hati”.

Bayangin anak Anda jongkok, lalu pelan-pelan menyentuh bulu kelinci yang lembut. Atau mereka berdiri sambil ngelus meerkat kecil yang mendekat sendiri.

Aktivitas anak di Bali Zoo: memberi makan meerkat
Animal encounter: feeding meerkat.

Di momen seperti ini, suasananya cenderung tenang. Anak bisa interaksi santai, lalu pelan-pelan berani eksplor lebih jauh.

2) Jungle Splash: aktivitas yang hampir selalu jadi favorit anak kecil

Kalau anak mulai rewel karena panas, bagian ini sering jadi penyelamat. Begitu lihat kolam dan perosotan, mereka biasanya langsung semangat.

Mereka lari dari satu perosotan ke perosotan lain, lalu balik lagi sambil bilang, “Ma, liat aku basah semua!”

Sementara itu, Anda bisa “napas dulu” sebentar. Anda tetap bisa mengawasi dari dekat, tapi suasananya biasanya lebih santai karena anak lagi senang.

3) Pertunjukan burung penuh warna yang bikin anak takjub

Pernah lihat anak mendadak diam karena fokus? Pertunjukan burung sering bikin reaksi seperti itu.

Begitu musik mulai dan burung warna-warni muncul satu-satu, anak biasanya bengong dulu. Setelah itu, mereka langsung teriak, “Wow! Terbang beneran, Ma!”

Anak berfoto dengan burung saat pertunjukan burung di Bali Zoo
Show burung: momen foto anak.

Show-nya singkat, jadi cocok untuk anak yang cepat bosan. Anda juga bisa duduk sebentar sambil foto reaksi lucu mereka.

4) Petualangan cari singa: seru tanpa capek karena rasanya kayak misi

Coba ubah keliling zoo jadi “misi kecil”. Cara ini sering bikin anak lupa sama rasa capek.

Misalnya Anda bisikin, “Yuk cari singa. Tapi jangan bilang capek sebelum ketemu ya.” Biasanya mereka langsung semangat.

Anak naik safari jeep melihat singa dari dekat di Bali Zoo
Serunya lihat singa dari jeep mini.

Setiap lihat kandang besar, anak akan menebak, “Itu singanya bukan?” Mereka ngintip, sok serius, lalu ngakak sendiri kalau merasa “berhasil”.

5) Keeper Talk: aktivitas yang menjawab rasa penasaran anak

Anak sering nanya hal-hal spontan, apalagi pas lihat hewan besar. Contohnya:

  • “Kenapa singanya diem aja?”
  • “Itu makanannya apa sih?”
  • “Buaya kok nggak gerak?”
Anak-anak mendengar penjelasan keeper talk di Bali Zoo
Keeper talk: anak fokus dengar cerita.

Kalau Anda mulai kehabisan jawaban, ajak mereka ke sesi keeper talk. Keeper-nya biasanya cerita santai, jadi anak gampang nyantol.

Lalu, pulangnya mereka punya cerita versi sendiri buat kakek-nenek. Buat anak, ini bukan cuma nonton, tapi momen yang bikin rasa penasaran mereka hidup.

6) Foto-foto kocak bareng anak: kecil, tapi jadi kenangan paling diingat

Liburan tanpa foto itu kayak es krim tanpa cone. Di Bali Zoo, anak sering semangat gaya, apalagi kalau ketemu spot yang lucu.

Kadang mereka pura-pura cool seperti singa. Kadang mereka minta foto berkali-kali karena pose-nya “kurang pas”.

Spot foto anak di Bali Zoo dengan burung parrot di mural
Spot foto: mural Bali Zoo.

Yang paling lucu, seringnya anak malah ngajak Anda ikut gaya aneh bareng. Hasilnya foto keluarga yang tidak biasa, tapi paling sering bikin senyum pas dibuka lagi.

7) Break es krim: anak senang lagi, orang tua juga bisa recharge

Punya anak kecil berarti Anda harus peka sama sinyal. Mereka mulai tarik tangan, duduk di lantai, atau bilang, “Laper…” padahal baru saja makan.

Kalau sudah begitu, Anda bisa ajak break sebentar. Begitu anak lihat es krim, mood mereka sering balik lagi.

Es krim cone untuk jeda ngemil saat jalan-jalan
Break es krim

Sederhana, tapi efeknya terasa. Anak senang, Anda juga bisa recharge tenaga.

8) Game kecil saat keliling: biar anak semangat jalan tanpa drama

Kalau anak mulai bilang, “Nggak mau jalan, capek…”, Anda bisa ubah jadi permainan.

Contohnya:

  • “Siapa cepat lihat zebra?”
  • “Siapa duluan nemu lemur?”
  • “Kita ke orangutan dulu ya!”

Dengan cara ini, anak merasa sedang menjalankan misi. Alurnya jadi lebih lancar, dan Anda tidak perlu bujuk-bujuk terus.

Udah kebayang anak Anda bakal suka yang mana?

Kalau Anda butuh panduan khusus soal “Bali Zoo cocok nggak sih buat anak kecil?”, Anda bisa lihat dulu tips bawa balita ke Bali Zoo.

Kalau Anda sedang cari info tiket, cek halaman khusus tiket Bali Zoo.

Semua aktivitas ini berlangsung di lokasi resmi Bali Zoo. Cek informasi lengkapnya di situs resmi Bali Zoo.

Bagikan ini:

  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Share on WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Share on Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Email a link to a friend(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik

Artikel Terkait

Tanggal Publish: Januari 26, 2026 | Wayan Suadnyana Kategori: Panduan Liburan
Previous Post:Arma Museum UbudArma Museum Ubud – Daya Tarik, Biaya Tiket Masuk & Koleksi Lukisan
Next Post:Bali Zoo Untuk Balita: Aman Tidak? Panduan Ringkas Orang TuaBali Zoo cocok untuk anak balita dan keluarga

Tentang Wayan Suadnyana

Spesialis Wisata Bali di Wira Tour Bali

Hai, saya Wayan Suadnyana, spesialis wisata Bali dan salah satu penulis di Wira Tour Bali. Saya sudah 24+ tahun berkecimpung di dunia pariwisata Bali, membantu traveler merencanakan liburan yang lebih lancar lewat informasi yang jelas, praktis, dan bukan sekadar perkiraan.

Saya lulus dari Bali Tourism College (STP Bali) pada tahun 2001. Sejak itu, saya menggabungkan pengalaman langsung di lapangan dengan gaya penulisan yang fokus pada kebutuhan traveler. Tujuan saya sederhana: membantu Anda memilih tempat yang tepat, rute yang benar, dan rencana yang realistis supaya tidak buang waktu atau salah lokasi.

Yang bisa Anda harapkan dari panduan saya

Info akurat untuk ambil keputusan: harga, jam buka, lokasi, dan catatan “apa yang perlu Anda tahu sebelum datang”

Update transparan: saya memakai tanggal terakhir dicek dan disclaimer yang jelas karena jadwal dan biaya bisa berubah

Tips lokal yang relevan: akses masuk, parkir, waktu terbaik berkunjung, dan detail kecil yang terasa penting saat hari-H

Saya sangat familiar dengan kebutuhan logistik liburan di Bali seperti rute private car + driver, day tour, water sports, rafting, perencanaan fast boat, dan berbagai spot budaya di banyak area Bali. Saya menulis untuk traveler yang ingin Bali terasa mudah, bukan membingungkan.

Saat tidak menulis atau membantu tamu, saya biasanya mengeksplor Bali, seringnya sambil bersepeda. Pengalaman di jalan itulah yang membuat rekomendasi saya tetap realistis.

Ingin tips perjalanan dan update terbaru? Hubungi Wira Tour Bali dan ikuti media sosial kami untuk panduan baru, info musiman, dan shortcut praktis merencanakan liburan di Bali.

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jelajahi Keseruan Aktivitas Liburan di Bali bersama Wira Tour

Apakah Anda tertarik untuk mencoba aktivitas seru seperti water sport Bali, rafting di Bali, dan lainnya? Di Wira Tour Bali, kami tidak hanya menyediakan layanan sewa mobil di Bali dan paket wisata, tetapi juga berbagai aktivitas liburan menarik. Kami menawarkan beragam pilihan, mulai dari water sport di Tanjung Benoa, rafting di Bali, hingga wisata naik kuda dan unta, serta banyak lagi aktivitas lainnya yang dapat Anda nikmati.

Lihat Detail
Paket Tanjung Benoa Water Sport
Bali Rafting

Jam Buka Kantor

  • Senin, 07:00 – 22:00 Wita
  • Selasa, 07:00 – 22:00 Wita
  • Rabu, 07:00 – 22:00 Wita
  • Kamis, 07:00 – 22:00 Wita
  • Jumat, 07:00 – 22:00 Wita
  • Sabtu, 07:00 – 22:00 Wita
  • Minggu, 07:00 – 22:00 Wita

Kontak

  • [email protected]
  • +6236 6558 1096 (Land Line).
  • +62812 3615 8243 (Telkomsel).
  • +62822 4714 8222 (Telkomsel).
  • Kebijakan Privasi.
  • Ubah pengaturan cookie

Alamat Kantor

Jalan Raya Sampalan No.45, Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali 80761
Latitude: -8.5406281
Longitude: 115.4169525


  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

Copyright © 2026 · Wira Tour Bali – NIB: 9120007512702 | KBLI: 79121 & 79111 · Power by WordPress

We use analytics cookies to improve this site. Click Accept to enable analytics, or Reject to continue without analytics. You can change this any time.
 

Memuat Komentar...