• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer

Wira Tour Bali

Sewa Mobil & Paket Tour Private di Bali dengan Harga Terbaik

  • Home
  • Sewa Mobil
    • Avanza
    • Innova
    • Isuzu Elf
    • Hiace
    • Alphard
    • Bus
    • Suzuki APV
    • Mobil Pengantin
  • Paket Tour
  • Panduan
    • Destinasi Wisata
    • Aktivitas
    • Harga Tiket
  • Lokasi Favorit
    • Pura Uluwatu
    • Pura Tanah Lot
    • Kuta
    • GWK Bali
    • Ubud Monkey Forest
    • Kintamani
    • Pura Ulun Danu Beratan
    • Kebun Raya
    • Sawah Terasering Tegalalang
Keluarga mengecek peta dan smartphone saat liburan di Ubud untuk pemula

Panduan Liburan di Ubud untuk Pemula

Anda di sini: Home » Panduan Liburan » Liburan di Ubud untuk Pemula
Tanggal Update: 26 Mei 2026 | Wayan Suadnyana Kategori: Panduan Liburan

Jika ini pertama kali Anda ke Ubud, jangan mulai dari daftar tempat yang terlalu banyak. Mulailah dari zona, durasi, waktu tempuh, tenaga peserta, dan cara berpindah antar area. Panduan liburan di Ubud untuk pemula ini membantu Anda menyusun rencana dasar, terutama jika berangkat dari Bali selatan seperti Kuta, Seminyak, Canggu, Sanur, Jimbaran, atau Nusa Dua.

Fokus halaman ini adalah membantu Anda membuat rute Ubud yang realistis sebelum masuk ke tahap memilih tempat, aktivitas, atau susunan waktu yang lebih detail.

DAFTAR ISI[Sembunyikan][Perlihatkan]
  • Cara Memulai Rencana Ubud untuk Pemula
  • Zona Ubud yang Perlu Dipahami Pemula+−
    • Zona Pusat Ubud
    • Zona Luar Pusat Dekat
    • Zona Luar Pusat Jauh
    • Zona Menginap di Luar Pusat Ubud
  • Berapa Hari Ideal Liburan di Ubud untuk Pemula?+−
    • 1 Hari
    • 2 Hari
    • 3 Hari atau Lebih
  • Day Trip atau Menginap di Ubud?+−
    • Day Trip Lebih Cocok Jika
    • Menginap di Ubud Lebih Cocok Jika
  • Checklist Sebelum Menyusun Rute Ubud
  • Tanda Rencana Ubud Terlalu Padat
  • Kapan Transportasi Perlu Disiapkan untuk Rute Ubud?+−
    • Jika Berangkat dari Bali Selatan
    • Jika Hanya Bergerak di Pusat Ubud
    • Jika Rute Keluar dari Pusat Ubud
    • Jika Membawa Anak, Orang Tua, atau Banyak Barang
    • Jika Rute Membutuhkan Kendaraan yang Menunggu
  • Biaya Dasar yang Perlu Dihitung Saat Menyusun Rute Ubud+−
    • Biaya Kunjungan dan Uang Tunai Kecil
    • Jeda Makan
    • Biaya Perpindahan Area
  • Kesalahan yang Sering Membuat Rute Ubud Melelahkan
  • Hal Lokal yang Bisa Mengubah Akses dan Durasi
  • Langkah Lanjutan Setelah Rencana Dasar Jelas
  • FAQ Liburan di Ubud untuk Pemula

Cara Memulai Rencana Ubud untuk Pemula

Ubud bukan satu area kecil yang semua bagiannya bisa Anda jangkau dengan jalan kaki.

Pusat Ubud berbeda dari area luar pusat. Banyak pemula mengira semua lokasi di Ubud saling berdekatan. Akibatnya, rute bisa bolak-balik, waktu habis di jalan, dan perjalanan terasa lebih padat dari rencana awal.

Sebelum menyusun rute, tentukan dulu:

  • Apakah Anda hanya day trip atau menginap di Ubud.
  • Area utama yang ingin Anda jadikan fokus.
  • Durasi kunjungan yang realistis.
  • Kondisi peserta, terutama jika ada anak kecil atau orang tua.
  • Kapan kendaraan perlu Anda siapkan.
  • Waktu untuk makan, parkir, lalu lintas, dan istirahat.

Dengan urutan ini, rencana liburan di Ubud lebih mudah Anda buat tanpa memaksakan terlalu banyak stop dalam satu hari.

Zona Ubud yang Perlu Dipahami Pemula

Bagian ini bukan daftar tempat wisata. Tujuannya membantu Anda membaca jarak, waktu tempuh, dan kebutuhan transportasi sebelum menyusun rute.

Peta dan smartphone untuk memahami zona Ubud sebelum menyusun rute
Foto Ilustrasi: pahami zona Ubud.

Zona Pusat Ubud

Zona pusat cocok jika waktu Anda terbatas atau ingin rute yang lebih ringan. Area ini juga lebih praktis jika Anda ingin mengurangi perpindahan kendaraan.

Beberapa lokasi bisa Anda jangkau dengan jalan kaki, terutama jika titik awal Anda dekat. Namun, pusat Ubud bisa padat pada jam tertentu. Parkir mobil juga tidak selalu mudah.

Lalu lintas di pusat Ubud yang perlu dihitung saat menyusun rute
Hitung waktu jalan di pusat Ubud. Photo by Anil Baki Durmus.

Perhatikan hal berikut:

  • Cocok untuk rute singkat dan santai.
  • Lebih praktis jika Anda menginap dekat pusat Ubud.
  • Jangan mengandalkan jalan kaki jika rute sudah keluar dari pusat.
  • Bawa barang seperlunya agar perpindahan lebih mudah.

Zona Luar Pusat Dekat

Zona luar pusat dekat masih bisa Anda gabung dengan pusat Ubud. Namun, biasanya lebih nyaman jika Anda menggunakan kendaraan.

Area ini cocok jika Anda ingin menambah satu tujuan di luar pusat Ubud, tetapi tidak ingin jadwal terasa terlalu padat.

Perhatikan hal berikut:

  • Hitung waktu tempuh dari pusat Ubud.
  • Pilih rute yang searah.
  • Hindari terlalu banyak stop.
  • Sisakan waktu untuk parkir dan berpindah lokasi.

Zona Luar Pusat Jauh

Zona luar pusat jauh membutuhkan waktu lebih longgar. Area seperti ini kurang cocok jika waktu Anda terbatas atau berangkat terlalu siang dari Bali selatan.

Perhatikan hal berikut:

  • Gunakan kendaraan.
  • Berangkat lebih pagi jika tidak menginap di Ubud.
  • Jangan menggabungkan terlalu banyak area.
  • Hitung waktu pulang sebelum menambah stop lain.

Zona Menginap di Luar Pusat Ubud

Beberapa hotel, vila, dan restoran memakai nama Ubud. Namun, lokasinya bisa berada di luar pusat Ubud.

Suasananya mungkin lebih tenang. Tetapi, belum tentu praktis jika Anda ingin sering berjalan kaki ke pusat Ubud.

Sebelum memilih area menginap, cek:

  • Jarak ke pusat Ubud.
  • Akses jalan.
  • Waktu tempuh.
  • Pilihan transportasi.
  • Kenyamanan jika membawa anak atau orang tua.

Jangan hanya melihat nama “Ubud” pada alamat. Untuk pemula, lokasi menginap sangat berpengaruh pada mudah atau tidaknya rute harian dijalankan.

Berapa Hari Ideal Liburan di Ubud untuk Pemula?

Durasi ideal liburan di Ubud tergantung lokasi menginap, jumlah peserta, dan gaya perjalanan Anda.

Untuk pemula, jangan hanya menghitung berapa tempat yang ingin Anda kunjungi. Hitung juga waktu tempuh, waktu makan, parkir, dan tenaga peserta.

1 Hari

Satu hari cocok jika Anda menginap di Bali selatan dan ingin day trip ke Ubud.

Agar tidak terlalu melelahkan, pilih satu area utama saja. Area kedua boleh Anda tambahkan jika masih searah dan waktunya cukup.

Jika harus kembali ke Bali selatan di hari yang sama, hitung waktu pulang sejak awal.

2 Hari

Dua hari lebih nyaman jika Anda ingin membagi pusat Ubud dan satu area luar pusat.

Pola sederhana:

  • Hari pertama: fokus di pusat Ubud dan area terdekat.
  • Hari kedua: pilih satu area luar pusat yang searah.

Durasi ini cocok untuk pasangan, keluarga, atau grup kecil yang ingin rute lebih longgar.

3 Hari atau Lebih

Tiga hari atau lebih cocok jika Anda menginap di Ubud dan ingin perjalanan yang lebih santai.

Pembagian yang nyaman:

  • Satu hari untuk pusat Ubud.
  • Satu hari untuk area luar pusat.
  • Satu hari untuk agenda tambahan atau waktu istirahat.

Jika membawa anak kecil atau orang tua, durasi 3 hari biasanya lebih nyaman. Setiap hari tidak perlu Anda isi terlalu banyak stop.

Day Trip atau Menginap di Ubud?

Setelah memahami zona dan durasi, tentukan pola perjalanan yang paling cocok. Apakah Anda cukup mengunjungi Ubud sebagai day trip, atau lebih nyaman jika menginap?

Wisatawan mengecek rute perjalanan menuju Ubud di dekat kendaraan
Foto Ilustrasi: cek rute sebelum berangkat.

Day Trip Lebih Cocok Jika

Day trip lebih masuk akal jika:

  • Anda menginap di Bali selatan.
  • Waktu liburan terbatas.
  • Tidak ingin pindah hotel.
  • Peserta masih nyaman dengan perjalanan pergi-pulang.
  • Anda hanya ingin kunjungan singkat.
  • Rute tidak terlalu banyak stop.

Untuk day trip, buat rute yang lebih ringkas. Sebagian waktu akan terpakai untuk perjalanan pergi dan pulang.

Menginap di Ubud Lebih Cocok Jika

Menginap di Ubud lebih nyaman jika:

  • Anda ingin perjalanan lebih santai.
  • Membawa anak kecil atau orang tua.
  • Tidak ingin berangkat terlalu pagi dari Bali selatan.
  • Ingin membagi pusat Ubud dan luar pusat di hari berbeda.
  • Tidak ingin waktu habis untuk perjalanan pergi-pulang.

Untuk pemula, menginap di Ubud biasanya lebih nyaman jika ingin menjelajahi lebih dari satu area.

Checklist Sebelum Menyusun Rute Ubud

Setelah menentukan durasi dan pola perjalanan, cek dulu data dasar rute Anda. Tujuannya agar rute tidak hanya terlihat bagus di rencana, tetapi juga nyaman saat dijalankan.

Siapkan informasi ini:

  • Area hotel atau titik berangkat.
  • Jam mulai perjalanan.
  • Jumlah peserta.
  • Apakah ada anak kecil atau orang tua.
  • Apakah peserta nyaman berjalan kaki.
  • Apakah harus kembali ke Bali selatan pada hari yang sama.
  • Apakah membawa koper atau barang besar.
  • Batas waktu kembali ke hotel.

Sebelum rute Anda anggap siap, pastikan:

  • Anda sudah memilih satu area utama.
  • Tambahkan area kedua hanya jika masih searah.
  • Sisihkan waktu untuk makan dan istirahat.
  • Perhitungkan parkir dan lalu lintas pusat Ubud.
  • Jam kembali sudah jelas, terutama jika tidak menginap di Ubud.

Jika Anda membutuhkan susunan waktu yang lebih detail, gunakan panduan jalan-jalan di Ubud 1 hari. Panduan itu akan membantu Anda membaca alur rute harian sebelum berangkat.

Tanda Rencana Ubud Terlalu Padat

Setelah membuat rute awal, cek lagi apakah jadwalnya terlalu padat. Rute Ubud bisa terasa melelahkan jika Anda terlalu sering pindah area dalam waktu singkat.

Tanda yang perlu diperhatikan:

  • Anda memasukkan lebih dari dua area dalam satu hari.
  • Tidak ada waktu makan atau istirahat yang jelas.
  • Anda belum menghitung waktu pulang.
  • Anda membuat rute seolah jalan selalu lancar.
  • Tidak ada waktu untuk parkir, jalan kaki, atau antre.
  • Anak kecil atau orang tua ikut, tetapi Anda membuat ritme perjalanan terlalu cepat.

Jika beberapa tanda ini muncul, kurangi area yang ingin dikunjungi. Pilihan lainnya, pindahkan sebagian rencana ke hari berikutnya.

Kapan Transportasi Perlu Disiapkan untuk Rute Ubud?

Setelah zona dan durasi jelas, tentukan apakah rute Anda membutuhkan transportasi khusus.

Bagian ini hanya membahas transportasi untuk rute Ubud. Untuk membandingkan pilihan transportasi Bali secara umum, gunakan panduan transportasi di Bali.

Jika Berangkat dari Bali Selatan

Transportasi sebaiknya disiapkan dari awal bila Anda berangkat dari Kuta, Seminyak, Canggu, Sanur, Jimbaran, atau Nusa Dua.

Perjalanan ke Ubud bisa memakan banyak waktu. Jika berangkat terlalu siang, waktu efektif di Ubud akan lebih pendek.

Perhatikan hal berikut:

  • Hitung waktu pergi dan pulang.
  • Jangan membuat rute terlalu padat.
  • Sisakan waktu untuk lalu lintas.
  • Buat rute lebih longgar jika membawa anak atau orang tua.

Jika Hanya Bergerak di Pusat Ubud

Jika rute hanya di pusat Ubud dan titik awal Anda dekat, beberapa lokasi bisa dijangkau dengan jalan kaki.

Namun, tetap cek jarak antar area. Jangan memaksakan jalan kaki jika cuaca panas, membawa banyak barang, atau rute mulai keluar dari pusat.

Jika Rute Keluar dari Pusat Ubud

Jika rute masuk ke area luar pusat, menggunakan kendaraan biasanya lebih praktis.

Sebelum berangkat, cek:

  • Waktu tempuh antar area.
  • Titik parkir.
  • Titik penjemputan.
  • Urutan rute.
  • Waktu kembali.

Untuk pemula, rute searah lebih mudah dijalankan daripada mengejar terlalu banyak area.

Jika Membawa Anak, Orang Tua, atau Banyak Barang

Jika peserta tidak kuat berjalan jauh atau ada banyak barang, transportasi perlu dibuat lebih nyaman.

Pilih rute yang tidak terlalu sering berpindah, sisakan waktu makan, dan hindari jadwal yang terlalu rapat. Jika rute mencakup beberapa area, menyiapkan kendaraan yang bisa menunggu biasanya lebih praktis.

Jika Rute Membutuhkan Kendaraan yang Menunggu

Kendaraan yang bisa menunggu tidak selalu diperlukan untuk semua rute Ubud. Jika Anda menginap di pusat Ubud dan hanya bergerak di area sekitar hotel, jalan kaki bisa cukup.

Namun, kendaraan dengan sopir biasanya lebih praktis jika:

  • berangkat dari Nusa Dua, Jimbaran, Kuta, Seminyak, Canggu, atau Sanur;
  • membawa anak, orang tua, atau peserta yang tidak kuat berjalan jauh;
  • menggabungkan pusat Ubud dengan area luar pusat;
  • ingin berhenti di beberapa lokasi tanpa bingung parkir;
  • membawa barang atau koper sebelum check-in atau setelah check-out;
  • ingin rute lebih mudah diatur tanpa menyusun urutan perjalanan sendiri.

Jika rute Anda mencakup beberapa area dan membutuhkan kendaraan yang menunggu, gunakan panduan sewa mobil di Bali dengan supir hanya untuk memahami kapan kendaraan menunggu dibutuhkan dan data rute apa yang perlu disiapkan.

Biaya Dasar yang Perlu Dihitung Saat Menyusun Rute Ubud

Setelah transportasi jelas, hitung biaya dasar yang bisa memengaruhi rute. Bagian ini bukan daftar harga final, tetapi pengingat agar budget tidak hanya dihitung dari satu komponen.

Biaya Kunjungan dan Uang Tunai Kecil

Beberapa lokasi di Ubud dan sekitarnya bisa memiliki biaya kunjungan, parkir, atau donasi. Jumlahnya dapat berubah, jadi jangan membuat budget hanya dari satu komponen biaya.

Saat menyusun rute, hitung:

  • biaya kunjungan,
  • parkir,
  • makan,
  • perpindahan area,
  • cadangan untuk perubahan rute.

Siapkan juga uang tunai kecil untuk kebutuhan sederhana seperti:

  • parkir,
  • pasar,
  • toilet umum tertentu,
  • donasi kecil jika diperlukan di area lokal.

Tidak semua tempat kecil nyaman untuk pembayaran non-tunai. Jika sudah memilih lokasi tertentu, cek detail terbaru sebelum berangkat.

Jeda Makan

Jeda makan perlu dihitung sebagai bagian dari waktu perjalanan, bukan hanya budget.

Agar rute tetap nyaman:

  • pilih lokasi makan yang masih searah,
  • jangan menaruh jadwal makan terlalu mepet,
  • hindari terlalu banyak stop tambahan,
  • sisakan waktu lebih longgar jika membawa anak atau orang tua.

Biaya Perpindahan Area

Perpindahan antar area perlu dihitung sejak awal, terutama jika Anda berangkat dari Bali selatan atau ingin menggabungkan pusat Ubud dengan area luar pusat.

Jumlahnya bisa dipengaruhi oleh:

  • area penjemputan,
  • durasi perjalanan,
  • jumlah peserta,
  • jumlah area,
  • kebutuhan kendaraan menunggu.

Jika ingin mengunjungi beberapa area dalam satu hari, hitung kebutuhan perpindahan sejak awal agar budget tidak meleset.

Kesalahan yang Sering Membuat Rute Ubud Melelahkan

Sebelum rute dianggap final, cek kesalahan praktis yang sering membuat kunjungan pertama ke Ubud terasa lebih berat dari rencana:

  • Mengira semua area Ubud berdekatan.
  • Berangkat terlalu siang dari Bali selatan.
  • Menyusun rute berlawanan arah.
  • Mengandalkan jalan kaki untuk area luar pusat.
  • Memasukkan terlalu banyak stop dalam satu hari.
  • Tidak memperhitungkan lalu lintas di pusat Ubud.
  • Tidak menyiapkan uang tunai kecil.
  • Tidak mengecek lokasi sebelum berangkat.
  • Membawa terlalu banyak barang saat berpindah area.

Cara yang lebih sederhana untuk pemula adalah memilih sedikit area, mengelompokkan rute searah, lalu memberi waktu lebih longgar untuk perjalanan.

Hal Lokal yang Bisa Mengubah Akses dan Durasi

Selain jarak dan transportasi, perhatikan juga faktor lokal. Beberapa area di Ubud masih dekat dengan pura, sawah, desa, dan aktivitas harian warga lokal.

Hal ini bisa memengaruhi akses, waktu kunjungan, dan kenyamanan perjalanan.

Perhatikan hal berikut:

  • Gunakan pakaian sopan saat masuk area pura.
  • Ikuti aturan sarung atau selendang jika diminta.
  • Jangan masuk ke area sawah pribadi tanpa izin.
  • Beri ruang jika ada upacara atau aktivitas warga lokal.
  • Jangan memotret orang atau upacara terlalu dekat tanpa izin.
  • Simpan barang kecil jika melewati area dengan satwa liar.
  • Jangan memberi makan atau menggoda satwa liar.

Bagian ini penting untuk planning karena aturan lokal, upacara, atau akses area tertentu bisa membuat durasi kunjungan berubah di lapangan.

Jika rute Anda banyak berjalan kaki atau melewati area terbuka, cek prakiraan cuaca Ubud dari BMKG sebelum menentukan jam berangkat.

Langkah Lanjutan Setelah Rencana Dasar Jelas

Setelah rencana dasar jelas, lanjutkan ke halaman yang sesuai dengan kebutuhan Anda:

  • Jika ingin membandingkan pilihan tempat berdasarkan area dan gaya liburan, gunakan panduan tempat wisata di Ubud.
  • Jika ingin membandingkan kegiatan berdasarkan durasi, lokasi, dan kondisi peserta, gunakan panduan aktivitas di Ubud.

Dengan alur ini, halaman tetap fokus sebagai panduan planning dasar, sementara pembahasan tempat dan aktivitas berada di halaman yang lebih sesuai.

FAQ Liburan di Ubud untuk Pemula

Apa langkah pertama saat merencanakan liburan di Ubud?

Mulai dari menentukan durasi dan titik berangkat. Setelah itu, pilih satu area utama.

Jangan langsung membuat daftar stop terlalu banyak karena jarak antar area Ubud bisa membuat rute terasa lebih berat dari rencana awal.

Jika hanya punya satu hari, apakah cukup ke Ubud?

Cukup jika rutenya sederhana. Pilih satu area utama dan tambahkan area kedua hanya jika masih searah.

Jika berangkat dari Bali selatan, hitung waktu pergi dan pulang sebelum menambah terlalu banyak stop.

Lebih baik day trip atau menginap di Ubud?

Day trip cocok untuk kunjungan singkat dari Bali selatan.

Menginap lebih nyaman jika ingin menjelajahi lebih dari satu area, membawa anak kecil atau orang tua, atau ingin ritme perjalanan lebih santai.

Apa kesalahan paling umum saat pertama kali ke Ubud?

Kesalahan paling umum adalah menganggap semua area Ubud berdekatan.

Akibatnya, rute menjadi bolak-balik, waktu habis di jalan, dan jadwal terasa terlalu padat.

Kapan sebaiknya menggunakan kendaraan untuk rute Ubud?

Gunakan kendaraan jika berangkat dari Bali selatan, keluar dari pusat Ubud, membawa banyak barang, atau bepergian dengan anak kecil maupun orang tua.

Jika hanya bergerak di pusat Ubud dan lokasi awal dekat, jalan kaki bisa cukup.

Apa yang perlu disiapkan sebelum menyusun rute Ubud?

Siapkan titik berangkat, jam mulai, jumlah peserta, kondisi peserta, batas waktu kembali, dan apakah perlu kendaraan.

Setelah itu, baru pilih area dan jumlah stop yang realistis.

Bagikan ini:

  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Share on WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Share on Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Email a link to a friend(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik

Artikel Terkait

Tanggal Publish: Mei 26, 2026 | Wayan Suadnyana Kategori: Panduan Liburan
Previous Post:Rombongan bersepeda melewati jalan kecil di antara sawah Ubud10 Aktivitas di Ubud Favorit Wisatawan Indonesia
Next Post:Panduan Honeymoon di Ubud untuk PasanganPasangan honeymoon di Ubud di private pool lembah hijau

Tentang Wayan Suadnyana

Spesialis Wisata Bali di Wira Tour Bali

Hai, saya Wayan Suadnyana, spesialis wisata Bali dan salah satu penulis di Wira Tour Bali. Saya sudah 24+ tahun berkecimpung di dunia pariwisata Bali, membantu traveler merencanakan liburan yang lebih lancar lewat informasi yang jelas, praktis, dan bukan sekadar perkiraan.

Saya lulus dari Bali Tourism College (STP Bali) pada tahun 2001. Sejak itu, saya menggabungkan pengalaman langsung di lapangan dengan gaya penulisan yang fokus pada kebutuhan traveler. Tujuan saya sederhana: membantu Anda memilih tempat yang tepat, rute yang benar, dan rencana yang realistis supaya tidak buang waktu atau salah lokasi.

Yang bisa Anda harapkan dari panduan saya

Info akurat untuk ambil keputusan: harga, jam buka, lokasi, dan catatan “apa yang perlu Anda tahu sebelum datang”

Update transparan: saya memakai tanggal terakhir dicek dan disclaimer yang jelas karena jadwal dan biaya bisa berubah

Tips lokal yang relevan: akses masuk, parkir, waktu terbaik berkunjung, dan detail kecil yang terasa penting saat hari-H

Saya sangat familiar dengan kebutuhan logistik liburan di Bali seperti rute private car + driver, day tour, water sports, rafting, perencanaan fast boat, dan berbagai spot budaya di banyak area Bali. Saya menulis untuk traveler yang ingin Bali terasa mudah, bukan membingungkan.

Saat tidak menulis atau membantu tamu, saya biasanya mengeksplor Bali, seringnya sambil bersepeda. Pengalaman di jalan itulah yang membuat rekomendasi saya tetap realistis.

Ingin tips perjalanan dan update terbaru? Hubungi Wira Tour Bali dan ikuti media sosial kami untuk panduan baru, info musiman, dan shortcut praktis merencanakan liburan di Bali.

Reader Interactions

Komentar

  1. Riez

    22 November 2024 pada 2:04 pm

    Hanya dengan membacanya saja terasa sangat menyenangkan dan menenangkan, apalagi bisa datang langsung untuk berkunjung ke Ubud. Penjelasannya rinci dan detail. Terima kasih sudah menyuguhkan artikel yang bagus 🙏🏻

    Reply
    • Wayan Suadnyana

      22 November 2024 pada 5:17 pm

      Terima kasih banyak, Riez, atas komentarnya yang hangat dan apresiasinya! 😊 saya senang sekali artikel ini bisa memberikan rasa menyenangkan dan menenangkan, bahkan sebelum Anda berkunjung langsung ke Ubud. Semoga informasi dalam panduan ini membantu Anda merencanakan liburan yang tak terlupakan. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika membutuhkan rekomendasi atau tips tambahan. Selamat menikmati keindahan Ubud! 🙏🏻🌿

      Regard, Wayan Suadnyana.

      Reply
      • Alia

        19 Mei 2026 pada 4:47 pm

        Mantapp penjelasan nya Bli..
        Matur suksma

        Reply
  2. Dhita Putri

    10 Juni 2019 pada 11:00 am

    Hi,

    Rencananya saya & suami akan honeymoon ke Bali tanggal 3-6 juli 2019.
    Apa boleh dibantu untuk penawaran itinerary, khususnya untuk didaerah UBUD.

    Terima kasih

    Reply
    • Wayan Suadnyana

      10 Juni 2019 pada 11:00 am

      Selamat pagi Dhita,

      Rencanannya Dhita mau pesan paket wisata atau jasa sewa mobil di Bali? Mohon info no kontak yang bisa kami hubungi untuk informasi harga dan cara pemesanannya. Terima kasih

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jam Buka Kantor

  • Senin, 07:00 – 22:00 Wita
  • Selasa, 07:00 – 22:00 Wita
  • Rabu, 07:00 – 22:00 Wita
  • Kamis, 07:00 – 22:00 Wita
  • Jumat, 07:00 – 22:00 Wita
  • Sabtu, 07:00 – 22:00 Wita
  • Minggu, 07:00 – 22:00 Wita

Kontak

  • [email protected]
  • +6236 6558 1096 (Land Line).
  • +62812 3615 8243 (Telkomsel).
  • +62822 4714 8222 (Telkomsel).
  • Kebijakan Privasi.
  • Ubah pengaturan cookie

Alamat Kantor

Jalan Raya Sampalan No.45, Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali 80761
Latitude: -8.5406281
Longitude: 115.4169525


  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

Copyright © 2026 · Wira Tour Bali – NIB: 9120007512702 | KBLI: 79121 & 79111 · Power by WordPress

We use analytics cookies to improve this site. Click Accept to enable analytics, or Reject to continue without analytics. You can change this any time.

Memuat Komentar...