Pura Dalem Agung Padangtegal adalah pura ikonik di dalam kawasan Monkey Forest Ubud. Hutan lebat dan kera ekor panjang mengelilingi pura ini, sehingga hampir selalu menarik perhatian pengunjung saat mereka berjalan di area ini. Jika kamu tertarik dengan sisi spiritual Monkey Forest, pura inilah salah satu titik terpenting yang akan kamu lihat.
“Prefer reading in English? See the Pura Dalem Agung Padangtegal guide.”
Di halaman ini kamu bisa mengenal Pura Dalem Agung lebih dekat: apa fungsinya, di mana posisinya di dalam Monkey Forest, seperti apa suasananya bagi pengunjung, dan etika dasar saat berada di sekitarnya. Dengan begitu, kamu datang ke Monkey Forest sudah paham apa yang kamu lihat, bukan hanya lewat begitu saja.
Terakhir kami perbarui: 28 November 2025 (WITA).

Kebijakan Monkey Forest Ubud dapat berubah sewaktu-waktu. Sebelum berkunjung, harap konfirmasi lagi ke situs resmi Sacred Monkey Forest Sanctuary.
DAFTAR ISI[Sembunyikan][Perlihatkan]
- Ringkasan cepat: Pura Dalem Agung di Monkey Forest
- Sekilas tentang Pura Dalem Agung Padangtegal
- Lokasi pura utama di dalam Monkey Forest Ubud
- Suasana di sekitar pura untuk pengunjung
- Etika dasar saat berada di area pura
- Cara melihat Pura Dalem Agung saat ke Monkey Forest
- Tempat wisata yang sering digabung dalam 1 hari di Ubud
- Butuh bantuan menyusun rute Ubud?
Ringkasan cepat: Pura Dalem Agung di Monkey Forest
- Lokasi: Di dalam Sacred Monkey Forest Sanctuary (Ubud Monkey Forest), Desa Padangtegal, Ubud.
- Jam kunjungan: Mengikuti jam buka resmi Monkey Forest Ubud; tidak bisa di luar jam operasional.
- Tiket: Tidak ada tiket terpisah; cukup tiket masuk Monkey Forest (cek halaman khusus tiket).
- Akses: Wisatawan hanya bisa mengamati dari luar area suci, bukan masuk ke dalam pura.
- Durasi: Rata-rata 5–15 menit sebagai bagian dari jalur jalan kaki di Monkey Forest.
- Cocok untuk: Wisatawan yang tertarik sisi spiritual Monkey Forest dan arsitektur pura Bali.
- Tur khusus: Tidak ada tur terpisah hanya untuk Pura Dalem Agung; pura terlihat dari jalur utama di dalam Monkey Forest.
Sekilas tentang Pura Dalem Agung Padangtegal
Pura Dalem Agung Padangtegal adalah salah satu pura utama milik masyarakat Desa Adat Padangtegal, Ubud. Umat Hindu di Desa Padangtegal mempersembahkan pura ini untuk memuja Dewa Siwa dalam manifestasi sebagai dewa pelebur atau pengubah.
Wisatawan mancanegara sering menyebut pura ini sebagai “Padangtegal Great Temple of Death”. Sebutan ini muncul karena kaitannya dengan konsep kematian dan siklus hidup dalam ajaran Hindu Bali. Artinya, pura ini lebih menggambarkan siklus hidup–mati–lahir kembali, bukan tempat yang menakutkan.
Nama resminya adalah Pura Dalem Agung. Karena di Bali ada beberapa pura lain dengan nama serupa, masyarakat menambahkan kata “Padangtegal” supaya lokasinya jelas, yaitu di Desa Padangtegal, Ubud.
Banyak orang memperkirakan kompleks pura di kawasan Monkey Forest sudah ada sejak masa kerajaan lama di sekitar Ubud. Jadi saat kamu melihat gerbang dan bangunan pura, kamu melihat warisan arsitektur dan spiritual yang warga desa jaga turun-temurun.

Lokasi pura utama di dalam Monkey Forest Ubud
Pura Dalem Agung berada di dalam kawasan Sacred Monkey Forest Sanctuary di Desa Padangtegal. Jadi, untuk melihat pura ini, kamu perlu masuk dulu ke area Monkey Forest melalui pintu masuk resminya.
Secara posisi, Pura Dalem Agung terletak di bagian barat daya area hutan. Pengelola kawasan biasanya menandai pura ini sebagai main temple atau pura utama di peta dan papan informasi.
Saat kamu mengikuti jalur jalan kaki utama, kamu biasanya akan melewati area depannya tanpa perlu memutar jauh.
Supaya lebih mudah:
- Ikuti jalur setapak yang sudah diberi paving.
- Perhatikan papan petunjuk dengan tulisan “Dalem Temple” atau “Pura Dalem Agung”.
- Jika bingung, kamu bisa bertanya ke petugas di dalam kawasan. Mereka biasanya dengan senang hati menunjukkan arah pura.
Tidak ada tur terpisah khusus Pura Dalem Agung; biasanya kamu akan melihat area depan pura ini secara alami saat mengikuti jalur utama di dalam Monkey Forest.
Untuk informasi lebih lengkap tentang kawasan Monkey Forest secara umum, seperti jam buka, aturan kunjungan, dan hal yang perlu kamu siapkan, kamu bisa membaca panduan lengkap liburan ke Monkey Forest Ubud di situs kami.
Jika kamu ingin mengecek harga tiket masuk Monkey Forest Ubud terbaru, sebaiknya lihat dulu halaman khusus tiket yang sudah kami siapkan.
Suasana di sekitar pura untuk pengunjung
Saat kamu mulai mendekati Pura Dalem Agung, kamu hanya bisa melihat pura dari luar area suci. Suasana hutan terasa lebih tenang dan sakral.

Dari jalur pejalan kaki, kamu bisa melihat:
- Gerbang pura bergaya tradisional Bali dengan ukiran batu yang cukup detail.
- Tembok dan bangunan pura yang sebagian tertutup lumut, memberi kesan tua dan anggun.
- Patung-patung penjaga di sekitar area suci pura.
- Umat meletakkan sesajen dan canang sari di beberapa titik, terutama saat mendekati hari upacara.
Kera-kera tetap berkeliaran di sekitar pura, tetapi suasana di area ini biasanya terasa lebih tenang dibandingkan area jalan utama.
Jika kebetulan ada upacara, kamu bisa melihat umat datang dengan busana adat dan membawa banten (persembahan) untuk bersembahyang di dalam pura.
Untuk wisatawan non-Hindu, pengalaman di sekitar pura biasanya seperti ini:
- Pengunjung mengamati pura dari bagian luar atau dari sisi yang pengelola tetapkan sebagai area kunjungan.
- Pengelola tidak mengizinkan pengunjung masuk ke area dalam atau teras utama pura, karena umat menggunakan area tersebut untuk bersembahyang.
Dengan begitu, kunjungan ke Monkey Forest terasa lebih lengkap. Kamu tidak hanya melihat kera dan pepohonan, tetapi juga mengenal sisi spiritual dan kehidupan desa adat yang masih aktif.
Etika dasar saat berada di area pura
Karena Pura Dalem Agung adalah tempat suci, ada beberapa etika sederhana yang sebaiknya kamu ikuti supaya tetap sopan dan nyaman bagi semua:
- Gunakan pakaian sopan: Usahakan bahu dan lutut tertutup, terutama jika kamu mendekati area pura.
- Jaga suara: Bicaralah seperlunya dengan suara pelan di sekitar pura, apalagi jika ada umat yang sedang berdoa.
- Jangan memanjat bangunan pura: Hindari duduk atau naik di tembok, patung, pelinggih, atau bagian pura yang jelas digunakan untuk tempat sembahyang.
- Hormati umat yang berdoa: Jika ada upacara, jangan menghalangi jalur mereka dan hindari memotret terlalu dekat tanpa izin.
Selain itu, karena pura berada di dalam kawasan Monkey Forest, selalu perhatikan barang pribadi. Simpan kacamata, botol minum, topi, dan makanan di dalam tas tertutup agar tidak mudah diambil kera yang penasaran.
Cara melihat Pura Dalem Agung saat ke Monkey Forest
Karena Pura Dalem Agung berada di dalam Monkey Forest, titik tujuan utama yang perlu kamu cari adalah Sacred Monkey Forest Sanctuary di Desa Padangtegal, Ubud.
Kamu bisa mencarinya di Google Maps, lalu mengikuti petunjuk sampai ke pintu masuk resmi. Setelah masuk, cukup ikuti jalur pejalan kaki dan papan penunjuk arah sampai kamu melewati area pura.
Jam kunjungan ke area sekitar pura mengikuti jam buka resmi Monkey Forest Ubud, jadi sesuaikan rencana datang dengan jam operasional kawasan tersebut.
Setelah tahu lokasinya, cara menuju Ubud dan Monkey Forest bisa kamu sesuaikan dengan rencana liburanmu (misalnya digabung dengan kunjungan ke pusat kota Ubud atau area sawah terasering).
Banyak wisatawan menjadikan kunjungan ke Monkey Forest dan Pura Dalem Agung sebagai salah satu pemberhentian dalam satu hari jalan-jalan di Ubud, lalu melanjutkan ke pusat kota, pasar tradisional, atau kawasan sawah di sekitarnya.
Untuk pilihan transport dari berbagai area di Bali dan cara mengatur 1 hari jalan-jalan di Ubud, sebaiknya kamu melihat panduan transportasi liburan di Bali dan contoh itinerary 1 hari di Ubud.
Tempat wisata yang sering digabung dalam 1 hari di Ubud
Supaya satu hari di Ubud terasa lebih lengkap, banyak pengunjung yang mengatur rute dengan menggabungkan Pura Dalem Agung dengan beberapa tempat lain di sekitar Ubud, misalnya:
- Tegalalang Ubud: Area sawah terasering yang terkenal dengan pemandangan hijau bertingkat dan banyak spot foto di pinggir lembah.
- Puri Saren Agung Ubud: Istana Ubud yang berada di pusat kota, dekat pasar tradisional dan deretan toko suvenir.
- Museum Blanco Renaissance: Museum seni dengan koleksi karya Antonio Blanco dan pemandangan lembah sungai yang indah.
- Candi Gunung Kawi Tampaksiring: Kompleks candi batu kuno di tebing, cocok untuk kamu yang suka sejarah dan tidak keberatan sedikit turun-naik tangga.
Dengan menggabungkan kunjungan ke Pura Dalem Agung dan beberapa tempat di atas, satu hari di Ubud bisa terasa seimbang: ada budaya, sejarah, alam, dan suasana kota kecil yang khas. Kamu pun bisa mengenal Ubud lebih dalam, bukan hanya dari satu jenis aktivitas saja.
Tim Wira Tour Bali merangkum informasi di halaman ini dari kunjungan lapangan ke Monkey Forest Ubud serta dari pengalaman wisatawan yang memasukkan Pura Dalem Agung dalam itinerary Ubud mereka.
Butuh bantuan menyusun rute Ubud?
Jika kamu ingin menyusun rapi kunjungan ke Monkey Forest, Pura Dalem Agung, dan beberapa tempat lain di Ubud dalam 1 hari, kamu bisa meminta bantuan tim Wira Tour Bali.
Kami bisa membantu menyarankan urutan kunjungan, lama berhenti di tiap tempat, dan opsi transport yang cocok dengan jumlah peserta serta area hotel kamu.

20 Tempat Wisata di Bali Untuk Anak: Panduan Liburan Keluarga di Pulau Dewata
Tinggalkan Balasan